Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa Inggris sukses menggelar Jatim English Competition (E-comp) 2013 Kamis (24/10). Acara ini melibatkan Juri Tamu, Jameela dari negeri Paman Sam, USA, untuk babak Final Speech Contest dan English Teacher Fellowship yaitu Jennifer Kim, M.TESOL untuk seminar Integrasi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Inggris.
Kegiatan ini didahului dengan sambutan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Syaiful Jazil, M.Ag dan secara resmi dibuka oleh Prof.Achwan Muhtarrom selaku perwakilan dari rektorat IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Penyelenggaraan Jatim E-comp 2013 tahun ini menjadi lebih istimewa karena tahun ini perlombaan dilaksanakan tidak hanya di lingkungan mahasiswa dan siswa SMA saja, namun Jatim E-comp 2013 juga mengadakan lomba bagi siswa SMP dan SD.
Selain itu, dengan mengadakan seleksi rayon, maka jumlah peserta yang mengikuti perlombaan kali ini jauh lebih banyak dan lebih berkualitas. Kategori perlombaan untuk kalangan mahasiswa adalah Bazaar Competition, sedangkan kompetisi yang di selenggarakan untuk tingkat pelajar adalah Speech Contest di tingkat SMA/MA se Jawa Timur dengan total jumlah peserta 200, English Olympiad di tingkat SMP/MTs se Jawa timur dengan jumlah peserta 450 dan Story Telling di tingkat SD/MI se Jawa Timur dengan jumlah peserta 80. Rayonisasi dilakukan serentak di empat titik yang merupakan kota-kota besar di Jawa Timur meliputi Surabaya (SMPN 13 Surabaya), Lamongan (SMPN 1 Babat), Kediri (MTsN 2 Kediri), dan Pamekasan(SMPN 2 Pamekasan) pada tanggal 20 Oktober 2013.
Selain beberapa kompetisi yang diadakan, panitia Jatim E-comp juga memberikan fasilitas bagi para guru pendamping peserta yakni Seminar Nasional. Seminar tersebut dihadiri oleh pembicara ahli yang berasal dari English Teacher Fellowship yaitu Jennifer Kim, M.TESOL yang membahas tentang integrasi budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Dari total 730 peserta Speech Contest, English Olyimpiad, dan Story Telling, masing-masing diambil 5 pemenang yang terdiri dari Juara I, II , III, Harapan I, dan Harapan II. Berikut daftar nama pemenang Jatim English Competition 2013:
Daftar pemenang lomba Speech Contest Tingkat SMA/MA se Jawa Timur:
Juara I : Silvi Wulan Sari ( SMA Wachid Hasyim 2 Taman)
Juara II : Ali Ridlo ( SMA Nurul Jadid )
Juara III : Zainur Ratna Savitri ( SMA Unggulan DU 2 Al-Fattah Jombang )
Juara Harapan 1 : Tria Rahayuningtyas ( SMAN 1 Sidayu)
Juara Harapan II : Ika Novita Andriyani ( MAN 2 Gresik )
Daftar Pemenang English Olympiad tingkat SMP/MTs se Jawa Timur:
Juara I : M. Bagus Fathkur Ridlo ( Mts Negeri Nganjuk)
Juara II : Bella Sayyidatul Liulinnuha ( Mts Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik)
Juara III : Calcarina Nira Pramesthi ( SMPN 3 Sidoarjo )
Juara Harapan 1 : Amelia Asmarani ( SMPN 1 Lamongan)
Juara Harapan II : Ni Made Safira Maharani ( SMPN 1 Babat)
Daftar Pemenang Story Telling tingkat SD/MI se Jawa Timur:
Juara I : Almira Rizka Priandita ( SDN 2 Sukomulyo Gresik)
Juara II : Nur Fadhila Azzahra ( SD Irada “ Full Day Education”)
Juara III : Alfa Fakhrur Rizal Zaini ( SD Muhammadiyah 26 Surabaya )
Juara Harapan 1 : Nida Khofiya Firdausi (MIN Medokan Ayu Rungkut)
Juara Harapan II : Athiyya Putri Nararya ( SD Kauman 1 Malang )
Selain mendapatkan trofi, para pemenang juga mendapatkan Total hadiah Uang tabungan sebesar 10 JUTA rupiah dan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Rizka Safriyani, M.Pd. dan Penanggung Jawab Jatim English Competition 2013 yakni Hilda Izzati Madjid, M.A dalam penutupan acara yang berlangsung meriah di Auditorium IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LPPM IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 18 – 20 Oktober 2013 kemaren mengadakan workshop Islam dan Gender dalam Pemberdayaan Masyarakat, di hotel Royal Tretes View, Tretes Pandaan Pasuruan. Dihadiri oleh Bapak Direktur Pendidikan Tinggi Islam ( DIKTIS) KEMENAG RI, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA yang memberikan pengarahan tentang urgensi perspektif gender dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, pasca kebijakan Ortaker baru,
dimana Pusat Studi Gender dan Anak secara struktural telah setara dengan Pusat Penelitian dan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Menurutnya Pusat Studi Gender dikembangkan untuk optimalisasi seluruh potensi SDM bangsa menjadi bangsa yang maju, dan optimalisasi peran mereka dalam era bonus demografi di tahun 2040 ke depan. Diperlukan Eksplorasi tentang keunggulan pandangan, sikap, dan tradisi masyarakat muslim Indonesia yang merefleksikan keadilan gender, serta menjelaskan latar belakang sosio psikologis fenomena bias gender. Oleh karena itu kajian-kajian untuk merumuskan pola pembinaan dan penyiapan SDM bangsa yang tidak bias gender, dengan fokus peningkatan pengetahuan dan keahlian, serta penelitian-penelitian Research and Development dan juga model- model action research sangat penting.
Workshop ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Wakil Dekan III, tim PSGA , dosen dan kelompok kerja (POKJA) SILE, dibuka oleh ketua LPPM IAIN Sunan Ampel Surabaya Dr.H.M.Fatoni Hasyim, MA. Menurut Ketua PSGA, Lilik Hamidah, M.Si output workshop ini bisa dicapai dengan baik, karena diakhir kegiatan telah terumuskan pola integrasi gener dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat (tim PSG).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar